Kamu Kerja APA

Standard

Kemarin sore sekitar setengah empat, tetangga deket rumahku kebobolan. Pintunya udah rusak, padahal tetangga ini pake pintu dobel loh, pintu kayu plus pintu besi dengan kasa nyamuk. Jendelanya juga udah diteralis. Nggak ada yang ilang, syukurnya. Tapi mengejutkan sekali karena sang empunya rumah baru berangkat 15 menit sebelum kejadian.

Ketika sang empunya rumah berangkat, dia sempat bertegur sapa dengan tetangga sebelah rumahnya. Mengobrol basa-basi karena sudah lama tidak bertemu padahal rumahnya bersisian. Keduanya sering pulang kerja malam hari.Tetangga sebelah rumahnya itulah pada akhirnya yang menggagalkan pencurian karena mendengar suara pintu didobrak.

Seperti biasa, aku punya kebiasaan buruk, kepo kerjaan orang. Si tetangga A berangkat jam setengah sore dan pulang jam 12 atau satu tengah malam. Kerjanya apa? Najip menyimpulkan doi wartawan, redaktur mestinya (teringat masa lalu heeh cyin? :p). Lalu tetangga B yang sebelahnya, berangkat pagi-pagi setengan tujuh paling telat, dan pulang paling cepet sebelum Maghrib. Kepo lagi dong, kerja di mana?

Tapi, Allah langsung membalas kekepoan saya dengan tunai. Ketika pembobolan sudah digagalkan, kami sekompleks berkumpul di depan TKP. Terjadilah percakapan dengan saksi mata, ibu tetangga sebelah rumah TKP yang menggagalkan pencurian.

Tetangga: Saya baru sampe rumah, sempet negor bapaknya juga dan bilang sudah lama nggak ketemu karena pulang malam-malam terus. Khawatir juga kan karena di rumah saya ini cuma ada orang kalau malem. Takutnya dia udah ngamatin
Najip: Berarti cuma kita yang jarang keluar rumah ya
Iko: (Senyum manis sambil manggut-manggut)
Tetangga: (memandang dengan pandangan menyelidik mengapa kami jarang keluar rumah, tapi nggak keluar omongan)
Iko: (Buru-buru ngejelasin) Kami berdua kerja di rumah, saya kerja di balik tembok itu, di luar rumah. Dia (suami) juga sering di rumah kerjanya, kadang-kadang aja keluarnya.

Dan percakapan itu berlanjut dengan menjelaskan kerjaanku apa, dan bagaimana kerjanya. Yoilah, siapa yang kepo, siapa yang dikorek-korek ya bo! KUALAT hahaha….

Sebagai manusia biasa, yang walopun cantik *ngapusi*, setiap blogwalking, selalu pertanyaan pertama yang muncul di benakku adalah, si empunya blog kerja apa, kerja di mana. Turunannya pasti kepo gajinya berapa kok bisa beli ABCD. Dasar!

Aku selalu bingung menjelaskan suami kerja apa, dengan satu kalimat kadang nggak cukup. Menjelaskan ke ibu juga lumayan njlimet, tapi ya ibuku ngerti aja sih. EH, ndilalah besoknya ada tante yang nanya dan ibuku lancar menjelaskannya. Jadi, kerjanya Najip apa? Doi punya Litera Media, Integrated Media Service, di bidang jasa tentunya. Mampir-mampirlah ke webnya yah, itu aku yang bikin *bangga sampe mati*. Sayangnya kalo aku disuruh bikin lagi kagak bisa, mati kutu.

Kerjanya apa aja? Yah siapa tau kantornya ada yang butuh di layoutin majalah, dibikinin web, bikin buku, atau mau bikin majalah internal, atau difotoin pas acara kantor, bisa langsung menghubungi Najip (atau manajernya: akulah :p). Atau kalo butuh jasa ke Najip boleh, bayarnya langsung ke manajer hahah… Misal pengen punya majalah tahunan, setahun sekali, bisa deh cuma kasih data-data gitu, nanti kami (kamiii ceilah) yang ngolahnya sampe majalah itu bisa dibaca. Canggih ya kami (kami lagiiii… :p).

Ya pokokna gitu deh, daripada banyak orang kewpoh, jadi aku tulisin aja di sini pekerjaan suamikuw tercintah🙂

5 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s