Ciptakan Legendamu dengan Memasak

Video

I’m not big fans dari Para pencari Tuhan alias PPT. Tapi, saya akui sinetron ini adalah sinetron yang baik dan mendidik. Label sinetron islami nggak cuma stempel, tapi merasuk ke setiap adegan dan dialog para pemerannya. Suami saya adalah penggemar berat PPT. Katanya, dia lebih menunggu PPT dibanding Ramadhan sendiri, mungkin dia perlu dibawa ke klinik Tong Fang wakakakak…

Banyak sekali dialog yang saya suka, sebagian jleb banget. Tapi dialog dalam PPT Jilid 6, episode 5 ini paling membekas. Saya menghabiskan 2 jam untuk mencari videonya di Youtube *subahanallah* hihihi.

Tante Widya: Jadi kamu nggak bisa masak?
A: Bisa tapi dikit.
Tante Widya: Kamu?
B: Nggak pernah diajarin.
TW: Ya ampun… Tau nggak, laki-laki sudah terlalu banyak menguasai kerjaan perempuan, mayoritas perancang busana laki-laki, mayoritas pendidik laki-laki. Mayoritas koki restoran dan hotel laki-laki. Perempuan dapet apa?
A: Dapet suami.
B: Gila lo!
TW: Belajar masak dong! Sebagian kesenangan terpenting di dalam keluarga adalah masakan seorang ibu. Cerita tentang masakan ibu akan dikenang terus oleh anak-anaknya, bahkan ketika seorang ibu sudah meninggal. Kamu yang menguasai keluarga. Ciptakan legendamu di sana!

Silahkan ditonton di video ini.

Ternyata memasak tak hanya sekadar mengolah bumbu, memadukan bahan, dan mengacak-acak dapur, tapi juga menciptakan legenda dalam keluarga. Maka tak ada alasan bagi saya untuk tak mau lagi belajar memasak demi menciptakan legenda *caelahhh*.

Masakan ibu yang paling saya rindukan adalah telur dadar pedas dan pindang bumbu kecap, dua masakan yang sederhan. Saya sudah bisa memasaknya sendiri, tapi saya tetap merindukan masakan ibu saya. Ada taste yang berbeda. Itulah legenda! Subhanallah🙂

12 responses »

  1. aku juga nonton episode itu dan ter jleb ! makanya mau lebaran ini aku niat bgt pgn bikin kuker walau sedikit walau yg gampang2, demi biar fay punya kenangan bikin kue menjelang lebaran seperti aku dulu ! walaupun sisanya aku outsource juga beli kue2 lain dari tempat lain. tapi akan aku jadikan sagu keju dan putri salju aku sebagai legenda buat fay

  2. Saya gak pernah nonton sinetron karena gak punya tipi. Mau nebeng nonton di tetangga kan malu ya. Hare gene. *plak*

    Masakan Ibu saya yang paling saya rindukan itu rendang sama dendeng balado. Kalo rendang emang karena enak dan pembuatannya masih tradisional gitu pake kayu. Kalo dendeng balado karena cabenya diulek kasar tapi kasar banget! Segede-gede tambelan baju gitu cabenya. Saya suka ngetawain itu. Makanya bikin kangen…. Hiks.

    Mana lebaran taon ini kagak pulang…. *malah curhat*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s