Weton, antara Percaya dan Percaya

Standard

Tahu weton kan? Itu loh hari lahir berdasarkan penanggalan Jawa seperti Jumat Kliwon, Selasa Pahing, Senin Legi, Minggu Wage dan sebagainya. Aku nggak pernah percaya weton ini, pas nikah juga nggak pake itung-itungan weton berdasarkan primbon. Pokoknya weton itu bagiku ada tapi tak harus dipercaya.

Sampai suatu hari, pas di Kediri kemarin, Vio bertingkah aneh. Dia superaktif, hiperaktif, dan usil ke semua orang. Kayaknya baru hari itu deh dia bertingkah kayak gitu. Bukan rewel, tapi superusil sampai semua orang capek maksimal. Bapak angkat tangan, Nenek nyerah, adekku sampai ga mau deket-deket.

Misal nih, dia minta salim ke Bapak waktu Bapak mau ke mesjid. Pas Bapak udah ngulurin tangan, dia malah kabur. Begitu terus sampai tiga kali. Wajar sih ya anak kecil usil begitu, tapi ini sih di luar kebiasaan Vio yang seringnya nurut kalau diajak salaman. Hari itu dia maunya bantuin nenek bungkusin krupuk, ga bisa enggak, pokoknya dia mau bantuin. Minta makan sendiri sambil ngaca, mau ke pasar, sampai ga mau tidur siang. Penge bikinin kopi juga buat Bapak, pake acara mau nyalain kompor sendiri.

Sorenya adekku dateng dari Malang, sekeluarga jemput deh naik mobil. Pas adekku udah nyampe mobil, Vio malah nyari Ndhek (adekku yang lain), ga mau dicium sambil teriak-teriak, ga mau salaman dan lain-lain.

Begitu langit udah agak gelap, dia ondar mandir ke depan rumah ngintip odongodong udah ada apa belum. Bapak pura-pura belum siap dan belum pake baju, ehhh Vio malah pergi ke kamar Bapak dan buka lemari. Ada-ada aja deh… Begitu tahu acara di tipi itu Indonesian Idol, dia mau nonton itu ga mau diganti sama sekali. Remote harus dipegang sama dia. Kalau tantenya mau megang, dia bakal teriak-teriak deh. Ditambah hari itu dia bisa bolak-balik ke kulkas mau sirup, jeruk, susu, atau apapn yang bisa dicemil.

Ya ya ya… kami sekeluarga baru sadar kalau hari itu Jumat Pon, weton si Vio alias Jumadi Poniyem. Kata ibuku, kebanyakan anak rewel kalau wetonnya tiba, tapi si Vio ini maunya beda, dia jad superusil dan bikin capek orang serumah. Aku ga percaya weton, dan masih ga percaya sampai detik ini, kecuali Jumat itu, Jumat Pon dua minggu lalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s