Becak Goyang a.k.a Odong-odong

Standard
Becak Goyang, Hiburan Murah Meriah

Becak Goyang, Hiburan Murah Meriah

Lelaki berkulit coklat itu mengayuh becaknya dengan semangat. Senyumnya terkembang, tangannya tak hentik memompa balon panjang warna-warni. Dengan cekatan layaknya pesulap, voila, jadilah balon keriting berbunga berpita.

Ia mulai mengangsurkan balon kreasinya kepada empat bocah cilik di atas becaknya. Ada yang kegirangan, ada pula yang polos. Ada pula yang enggan menerima dan memilih menyerahkan balon itu kepada ibunya.

Lelaki pengayuh becak itu mulai kelelahan. Butiran peluh sebesar biji jagung membasahi baju coklat kusamnya. Senyumnya memudar, tetapi para bocah pengguna jasanya tersenyum puas. Dua di antaranya tak mau turun meski becak itu tak beranjak, diam di tempat.

Becak itu bukan sembarang becak. Becak milik lelaki berbaju coklat kusam itu istimewa. Rodanya lima, bukan tiga seperti layaknya becak. Kanopinya lebar dengan gantungan boneka dan miniatur buah-buahan. Lampu warna warni turut menghiasi sekeliling atap becak.

Alih-alih tempat duduk berjok laiknya becak, si roda lima malah menggantinya dengan mobil-mobilan, bebek-bebekan, sepeda mini, motor mini, dan sebagainya. Meriah, apalagi iringan musik khas anak-anak selalu menyertai becak istimewa kesayangan para krucil ini. Penumpangnya akan bergoyang sesuai kayuhan lelaki penjual jasa. Karena goyangan itu, kami memanggilnya becak goyang alias BBB (bukan becak biasa).

•••
Saya membaca tulisan dari cat kuning itu dengan jelas. Becak goyang. Tertulis di bodi becak samping kiri dan kanan. Konsep becak goyang sama dengan becak, menggunakan tenaga manusia dan digerakkan dengan dikayuh (=dipancal dalam bahasa Jawa).

Ada tuas khusus di dekat pedal untuk mengatur kayuhan, apakah membuat becak berjalan (seperti umumnya becak) atau menggerakkan mainan-mainan yang bisa dinaiki tapi becak tetap diam di tempat. Becak goyang beroda lima, satu roda becak di bagian belakang, dan empat roda motor untuk menggerakkan bodi depan.

Di Kediri, namanya memang becak goyang. Di Bandung dan Jakarta, moda hiburan anak ini disebut odong-odong. Mungkin di daerah lain sebutannya berbeda lagi. Ide awalnya mungkin mendekatkan hiburan ala pasar malam menjadi hiburan sehari-hari yang mudah ditemui. Makanya tak heran kita temui bianglala mini sebagai varian odong-odong.

Becak goyang menjadi favorit anak-anak karena desainnya yang meriah serta goyangannya. Di daerah saya, anak malah mendapat mainan gratis berupa balon yang diikat sedemikian rupa. Kadang menyerupai pistol, buah-buahan, atau bunga.

Dari segi tarif, cukup murah dan tak bikin kantong bolong. Ketika pertama kali muncul, setiap satu lagu anak harus membayar Rp500,00. Sekarang cukup membayar seribu untuk tiga lagu plus balon tadi. Mungkin tarif di setiap daerah berbeda, tapi tetap tak mencekik.

Tak perlu tiket masuk ke wahana rekreasi keluarga dan tak perlu waktu khusus untuk rekreasi anak membuat odong-odong ini diminati. Tapi awas, beberapa anak akan ketagihan. Mau lagi dan lagi dan lagi. Tak ada habisnya.

•••
Jangan pandang odong-odong aka becak goyang adalah mainan biasa. Ini wahana mencari uang dan pembuka lapangan kerja. Ketika ekonomi semakin sulit, orang memang dituntut kreatif (talk to myself). Menunggu uluran tangan pemerintah? Oh, akan sangat lama pemirsa!

Di daerah saya, ada bos becak goyang yang kaya raya. Ia menyewakan becak goyangnya kemudian menunggu setoran malam hari. Salut! Puluhan orang berhasil makan dari usahanya. Tak kalah penting, Ia berhasil membuat ratusan anak tersenyum bahagia setiap hari.

Seperti sore itu, saya melihat sepuluhan anak mengantri di sekitar becak goyang. Sebagian masih digendong, ada juga yang menunggu di atas motor. Semoga tak ada lagi manusia frustasi karena ‘masa kecil kurang bahagia’. Masa kecil bahagia adalah fondasi utama kedewasaan. Mungkin, salah satu dari mereka adalah pembawa perubahan bangsa ini. Semoga!

8 responses »

  1. ah iyaa…odong2 ini laris manis banget pas aku masih di kontrakan lama, tiap hari anak tetangga pasti dikasih jatah seribu ama emaknya utk naek odong2😀 disana 500?wah, masih murahnya…ntu vio dah ketagihan belum naek odong2?hihihi…
    btw aku mo ijin ngelink nih blognya ika,boleh ya boleh?thanks before yaa…

  2. Boleh tau ga bos odong2 yang disebut di tulisan ini. Tolong infonya ya mba. Alamat atau no kontaknya. butuh untuk tugas kantor. Hehe thx
    Krm ke email ya mba. Thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s