Gendongan Andalan*

Standard

“Oh, ternyata cuma kain panjang begini?” begitu komentar suami ketika pertama kali melihat penampakan Sleepy Wrap. Saya yakin, sebagian besar suami yang istrinya ngotot beli gendongan inipun akan berpendapat sama, Sleepy Wrap hanyalah kain yang sangat panjang. Pertanyaan berikutnya, “Cuma kain begini, kok mahal banget ya?”

Ternyata, Sleepy Wrap bukan sekadar kain panjang biasa. Sepertinya, kain itu
sudah dilengkapi dengan sihir untuk menidurkan bayi he he… Sihir Sleepy Wrap memang bisa dengan mudah membuat bayi terlelap dalam gendongan. Sesuai sekali dengan namanya, sleepy.

Tergoda dengan “sihir” si sleepy, saya pun membeli Sleepy Wrap berwarna purple alias ungu, sesuai dengan nama putri kami, Violeta. Sayangnya, Violeta termasuk bayi yang tak mudah tidur jika digendong. Sihir Sleepy Wrap pun tak selalu berlaku untuknya. Seringkali
Violeta justru berharap diajak jalan-jalan jika melihat saya memasang Sleepy Wrap.

Hmmm… Saya terus mengeksplor si ungu agar Violeta semakin nyaman dalam gendongan saya. Dari berbagai eksperimen, saya pun menyimpulkan bahwa Violeta akan tertidur dalam Sleepy Wrap ketika naik motor atau di 10-15 menit setelah diajak jalan-jalan. Tentunya itu tidak efektif bagi saya yang tak memiliki asisten rumah tangga.

Si Sleepy tidak bekerja untuk menidurkan Violeta, it’s okay. Tinggal saya yang harus kreatif menyiasatinya. Tentu saja saya tak mau setengah juta melayang
sia-sia he he… Saya membiasakan berbagai posisi untuk menidurkan Violeta, hadap depan, hadap saya, gendong samping, gendong tidur, dan bahkan gendong belakang.

Hasilnya mengesankan, saya malah bisa menggendong sambil melayani pelanggan di tempat fotokopi kami. Saya bisa menggendong belakang sambil memfotokopi dokumen.
Kecepatan tangan saya dalam memfotkopi bahkan nyaris sama jika saya tak menggendong bayi. Terkadang, Violeta sampai tertidur lho!
Satu lagi, ketika mengenakan Sleepy Wrap, kami seringkali menjadi artis dadakan di pusat perbelanjaan atau orang yang sekadar lewat di depan toko kami. Tetangga di sekitar rumah pun menjuluki Violeta dengan sebutan adek bayi kangguru.

So, saya puas dengan Sleepy Wrap, Violeta pun bahagia dalam gendongan saya. Dan,yang paling penting, suamipun merasa tak rugi karena iapun bisa menggunakannya.
Komentar terakhirnya, “Ini gendongan andalan ibu.”

*sebenarnya tulisan ini saya kirim ke sini sebagai testimoni, tapi ga dimuat juga. Jadi ya sudahlah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s