Violeta dan BLW-nya

Standard

Tak terasa sudah 10, 5 bulan saya menjadi seorang ibu. Tidak mudah tentunya, apalagi bayi tentu tak bisa diajak kompromi. Tapi, metode MPASI baby led weaning (BLW) yang saya terapkan benar-benar meringankan saya.

Total, sudah 4,5 bulan saya, Violeta, dan suami menjalani MPASI dengan BLW. Bukan tak ada hambatan tentu, tapi sejauh ini semua terkendali.

Hal yang membuat BLW mudah adalah di awal-awal MPASI, saya tak perlu menyiapkan berbagai masakan untuk makanan Vio. Cukup sayur kukus, buah, biskuit, atau roti gandum. Syukurnya lagi, Vio termasuk bayi yang tak pilih-pilih makanan. Dia baru menolak memakan sesuatu bila sudah bosan.

Selama 4,5 bulan ini, Vio sudah mencoba berbagai buah, sayur, umbi-umbian, dan pasta. Dia juga suka sekali keju dan segala turunannya. Selain itu, Vio doyan nasi.

Saya agak kaget ketika tahu Vio sangat menyukai nasi, baik nasi merah maupun nasi putih. Saya atau suami biasa membentuk nasi menjadi bulatan-bulatan sehingga mudah dipegang. Sekali makan, Vio bisa menghabiskan 5-10 bulatan nasi.

Pasta mulai saya perkenalkan ketika Vio 8,5 bulan. Tak terlalu sering sih, tapi ini andalan kalau di pagi hari saya belum masak dan Vio mulai minta makan. Awalny saya membeli bentuk elbow, lalu pindah ke bentuk yg lebih kecil. Saya sengaja melakukan itu untuk melatih kemampuan menjimpitnya. Hasilnya, kemampuan Vio menjimpit benda kecil makin sempurna.

Agar posting ini tidak bercerita tentang pengalaman saya saja, saya merangkum beberapa hal yang harus dan tidak boleh dilakukan selama bayi ber-BLW berdasarkan teori dan pengalaman saya. Berikut hal-hal yang harus dilakukan dalam BLW.

1. Posisikan bayi pada posisi duduk tegak ketika makan, jangan sambil terlentang/setengah duduk. Bayi yang diposisikan duduk tegak akan secara refleks mengeluarkan makanan yang tidak mampu dicernanya, baik dikeluarkan langsung maupun dibatukkan atau dimuntahkan. Menurut pengalaman saya, ini benar-benar terjadi. Ketika Vio duduk tegak, ia akan mengeluarkan potongan sayur besak atau yang terlalu keras.

2. Mulailah dengan memberikan makanan yang mudah untuk diambil dan dipegang. Bentuk yang mudah dipegang adalah yang dipotong berbentuk batang yang tebal (thick stick).

3. Tawarkan makanan yang bervariasi, baik variasi dalam warna,rasa maupun tekstur sehingga nutrisinya juga akan beragam dan kemampuannya mengenali makanan juga akan meningkat. Variasi dan eksplorasi makanan ini penting untuk menghindari picky eater. Menurut saya, BLW tak mengurangi resiko picky eater jika tak ada variasi makanan yang disajikan. Vio terbukti sudah menunjukkan gejala pilih-pilih makanan di usia 10 bulan karena saya tak kreatif masak😦.

4. Teruskan memberi asupan susu (ASI/sufor) serta berikan air putih setelah waktu makan, karena di awal BLW bayi hanya bereksperimen dan bereksplorasi, hanya sedikit yang dimasukkan mulut.

Hal yang tidak boleh dilakukan ketika sedang mendampingi bayi ber-BLW adalah sebagai berikut:
 
1. Jangan tawarkan makanan yang kurang baik pada bayi, seperti makanan cepat saji, makanan yang mengandung gula dan garam. Pada kenyataannya, saya tidak bisa menghindari hal ini. Saya menganggap pasta adalah makanan cepat saji, bagi saya itu tak masalah, asal tak terlalu sering. Gula garam juga susah saya hindari, tapi saya tetap berusaha meminimalisasi.

2. Jangan tawarkan makanan pada bayi yang sedang kelaparan, sebaiknya bayi disusui terlebih dahulu sebelum diberikan makanan. Bayi yang kelaparan akan cenderung rakus sehingga terburu-buru ketika makan, ini meningkatkan resiko tersedak. Awal BLW saya mematuhi aturan ini, tapi seiring berjalannya waktu dan Vio semakin pintar makan, kadang Vio tidak perlu disusui terlebih dulu.

3. Jangan mengganggu konsentrasi bayi yang sedang makan. Yak, saya pernah mengajak Vio bercanda ketika dia makan. Awalnya dia tertawa-tawa, kemudian menangis. Saya tak tahu dia menangis karena tersedak. Sejak itu saya tak pernah mengulangi lagi. Tapi, ayah Vio-lah yang melakukan hal yang sama. Vio makan timun di tempat tidur, sambil digelitikin. Akhirnya muntahlah dia. Setelah muntah, Vio cuek sih makan timun lagi.

4. Jangan memasukkan makanan ke dalam mulut bayi, biarkan bayi mengontrol sendiri makanan yang akan dimasukkannya ke dalam mulut. Pengalaman saya, kadang ini perlu dilakukan lho! Tapi jangan memaksa bayi jika ia tak mau.

5.Jangan membujuk atau memaksa bayi untuk makan lebih dari yang ia inginkan. Bila bayi menangis, membuang makanan atau tidak tertarik lagi dengan makanan didepannya, itu artinya waktu makan telah usai.

6. Jangan pernah meninggalkan bayi makan sendirian tanpa diawasi! Setelah 9 bulan, saya kadang meninggalkan Vio jika sedang makan, sesekali saja mengintip atau melongok.

Intinya, BLW memudahkan ibu yang tak bisa masak seperti saya ini. Dari sisi bayi, Vio sudah pandai makan sendiri sampai tetangga dan mertua saya takjub. Yah, sebagai ibu, bolehkan saya bangga? Pasti boleh!

5 responses »

  1. Apalagi Mbak Bril kerja, waktunya mepet ya!:) Saya yg stay di rumah aja kadang ga keburu masak masakan yg beda2. Skrg baru mulai belajar masak makanan Vio, biar variasi.

  2. Vio mau ya maem sambil duduk? Aku lg bermasalah ni, sejak bisa jalan susah bener bkn anak 1 itu duduk, jd dia makan sambil jalan..Muter sedesa kalau perlu.. Tp kl udah gt disuapin susah, dia makan sendiri pun susah😦

  3. Klo makan nasi pasti mau duduk sih, tp klo makan lain2 ya sambil jalan2 kliling rumah. Problemku skrg Vio cm mau sekali makan satu rasa aja, nasi ya nasi thok, buah ya buah thok! -__-

  4. halo…saya baru blogwalking nh ke sini
    mau coba metode BLW untuk Dimas yang mau 6 bulan beberapa hari lagi. Boleh share pasta diberikan di umur berapa? dan pastanya itu kayak la fonte atau apa kah?
    makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s