Miss You Deadline

Standard

Malam ini hujan, ditemani segelas cappucino hangat. Tiba-tiba saya kangen pada sesuatu di masa lalu. Deadline!

Hanya karena kalimat sapaan seorang teman di BBM, “Aku ngetik disek yo, deadline.” (Aku ngetik dulu ya, deadline–Bahasa Jawa). Teman itu teman kuliah saya di Jurusan Jurnalistik, juga teman berjuang ketika menerbitkan pers kampus, dJatinangor. Sudah lama kami tak ngobrol, meski sudah saling follow di Twitter dan berteman di Facebook. Saya kangen teman saya itu, juga dunia yang sedang digeluti teman saya.

I miss you deadline!
Dulu deadline begitu kental dalam kehidupan saya, semasa kuliah tentunya. Sekarang deadline itu sudah jauh. Entah ke mana.

Deadline itu datang nyaris setiap malam. Di malam yang nyaris sama seperti ini, ditemani secangkir cappucino yang sama-sama hangat serta teman-teman kos yang tak kalah hangat. Yang berbeda hanya letak geografis dan subjek-subjek yang terlibat.

Dulu, tempat kejadian perkara adalah sebuah kamar di lantai 2. Kamar yang tidak jelas bentuknya, entah jajar genjang atau segi empat. Kamar yang saya sewa dengan biaya 1,85 juta tiap tahunnya.

Kamar itu berada jauh dari tempat saya berada sekarang. Jauhnya lebih kurang 40 kilo meter. Kamar itu berada di Jalan Cisaladah, nomor 61, Jatinangor. Kamar itu berada di sebuah rumah milik Pak Haji Nana.

Dulu, teman saya adalah laptop merk Asus pemberian Bapak saya. Laptop andalan saya, suaranya cempreng, tapi saya cinta. Laptop yang dengan setia memutar lagu Pecundang Sejati-nya Dygta. Hanya sesekali lagu itu berganti dengan Cinta dan Luka-nya Club Eighties atau Pudar-nya Rossa.

Sekarang saya berada di sebuah rumah, dengan seorang suami yang lucu dan bayi kecil yang hebat (hihihi…). Lagunya tentulah tangisan sang bayi, suara gemericik air, dan irama dari penggorengan. Tak ada laptop Asus itu lagi.

Duh, deadline, saya kangen sama kamu. Entah kapan bisa bertemu lagi denganmu. Entah kapan bisa bertemu lagi dengan kawanmu, 5W dan 1H. Entah kapan? Saya tidak tahu. Saya cuma ingin kamu tahu, saya kangen, kangen sekali. Hmmm…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s