Tentang Sebuah Nama

Standard

Selalu ada yang bertanya, terutama saat bertemu mereka yang baru punya anak atau sahabat lama, “Namanya aneh, apa artinya?” Jawabannya barangkali mengejutkan, tidak ada artinya. Rahmania Violeta Corleone adalah nama anakku, itu saja. Kalaupun mau dipaksanakan, bolehlah Rahmania merupakan RAHMA (t) bagi N (aj) I (p) dan (ik) A, heheheh…

Tapi itu sebenarnya bisa dibilang mengada-ada. Dan, Violeta mengacu kepada sebuah warna, Violet. Warna kesayangan ibunya. Sementara Corleone mengacu kepada sebuah tempat di Sisilia, Italia. Juga, terinspirasi dari sosok Vito Corleone dalam novel Mario Puzo, The Godfather, yang kemudian difilmkan oleh Ford Coppola dengan judul yang sama.

Menurut The Godfather, Don Vito Corleone merupakan pria pemurah yang tak kenal ampun dalam meraih dan mempertahankan kekuasaan. Ia pria yang ramah, “logis”, adil—dan pemimpin kelompok paling mematikan di Cosa Nostra. Pusat komando Godfather berada di Long Island, tempat ia memimpin kerajaan bawah tanah raksasa yang menguasai berbagai kegiatan bisnis ilegal, perjudian, taruhan pacuan kuda, dan serikat buruh. Tiran, pemeras, pembunuh—ia memberikan persahabatannya (tak ada yang berani menolak) dan menentukan mana yang benar dan mana yang salah (pembunuhan halal dilakukan demi keadilan).

Dan, kalau saja kakek-neneknya tahu cerita ini, mungkin mereka tidak setuju cucunya diberi nama Corleone.

8 responses »

  1. Pingback: Ada Apa dengan The Urban Mama? | Cerita Violeta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s